Pembayaran Utang pada Semester I Turun 54,1%



Suara.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membeberkan kondisi pembiayaan utang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terjaga. Bahkan, pembiayaan utang menurun tajam pada Semester I 2022.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, dengan turun tajamnya pembiayaan utang menunjukkan kesehatan APBN mulai membaik.

“Situasi pembiayaan APBN kita masih terjaga secara baik dan ini menunjukkan perbaikan luar biasa. Ini adalah indikator kesehatan APBN kita mulai kita perbaiki,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (11/8/2022).

Sri Mulyani memaparkan, hingga 31 Juli menerbitkan utang berbasi surat berharga negara (SBN) sebesar Rp223,9 triliun. Angka ini turun 54,1% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp478,4 triliun.

Baca Juga:
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Global Pasca Pandemi Masih Tidak Baik-baik Saja

“Sedangkan untuk pinjaman kita juga turun 169 persen. Ini artinya APBN makin diupayakan pulih kesehatannya,” ucap dia.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) juga masih memiliki perjanjian terkait dengan pembelian SBN, di mana BI akan siap sedia membeli SBN sebesae Rp32,94 triliun dengan imbal balik atau yield 7,02%.

“Untuk SKB 3 kami dengan BI telah merealisir Rp21,87 triliun terutama untuk pembiayaan di bidang kesehatan. Ini adalah satu hal bahwa RI memiliki APBN bekerja luar biasa keras dan tahun ketiga covid-19 mulai pulih kembali,” katanya.





Sumber : Suara.COM

Join The Discussion

Compare listings

Compare