Hari AIDS Dunia dan Masih Tingginya Angka Kasus di Jabar – detikJabar

Jawa Barat masih mencatatkan angka penularan HIV/AIDS yang tergolong tinggi. Berdasarkan data BPS, pada 2021, angka kumulatif HIV/AIDS di Jabar mencapai 19.860 kasus.
Dilihat detikJabar, Rabu (30/11/2022), dari dokumen BPS berjudul Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2022, kasus baru HIV/AIDS pada 2020 tercatat mencapai 1.370 kasus. Angka ini kemudian melonjak menjadi 2.216 kasus pada 2021.
Sementara, angka kumulatif kasus HIV/AIDS di Jawa Barat pada 2020 tercatat mencapai 11.543 kasus. Angka ini juga melonjak menjadi 19.860 kasus kumulatif pada 2021 berdasarkan data BPS.
Adapun 10 daerah dengan angka kasus baru HIV/AIDS pada 2021 yaitu Kota Bogor 334 kasus, Kota Cirebon 254 kasus, Kabupaten Bandung 217 kasus, Kabupaten Subang 186 kasus dan Kabupaten Garut 164 kasus.
Kemudian Kabupaten Indramayu 134 kasus, Kabupaten Majalengka 123 kasus, Kabupaten Sumedang 112 kasus, Kabupaten Cianjur 111 kasus dan Kota Tasikmalaya dengan 99.
Sementara, BPS juga mencatat angka kumulatif kasus HIV/AIDS pada 2021 paling tinggi di Kota Bogor dengan 4.924 kasus. Kemudian Kabupaten Indramayu 2.553 kasus, Kota Bandung 2.397 kasus, Kota Cirebon 1.300 dan Kota Bekasi 1.143 kasus.
Selanjutnya Kota Tasikmalaya dengan 902 kasus, Kabupaten Bogor 880 kasus, Kabupaten Majalengka 656 kasus, Kabupaten Cirebon 594 kasus dan Kota Sukabumi 572 kasus.
Berikut tabel data kasus HIV/AIDS di Jawa Barat berdasarkan dokumen BPS berjudul Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2022:

source

Join The Discussion

Compare listings

Compare